Hari raya Idul fitri selalu identik dengan hidangan khas lebaran, di antaranya opor dan ketupat yang menjadi sajian wajib.

Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa makanan lebaran yang pedas dan berlemak dapat memicu gejala panas dalam.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan porsi makanan yang dikonsumsi agar tidak berlebihan.

Meskipun demikian, suasana hari raya tidak akan lengkap tanpa berkumpul bersama keluarga sambil menikmati berbagai hidangan lebaran yang disajikan.

Artikel ini menawarkan beberapa ide hidangan lebaran Idulfitri yang dapat Anda coba di rumah. Mari kita simak!

Menu Makanan yang Harus Ada Pas Lebaran

Salah satu alasan mengapa hari raya sangat dinantikan oleh umat Muslim adalah karena beragam hidangan lebaran yang disajikan saat berkumpul dengan keluarga.

Umumnya, menu makanan lebaran menggunakan santan sebagai bahan utama. Selain itu, rasa pedas dan lemak dari daging juga menjadi pelengkapnya.

Namun, Anda dapat mengganti santan dengan fiber creme untuk menciptakan menu lebaran yang lebih sehat.

Berikut adalah beberapa hidangan lebaran yang tidak boleh Anda lewatkan saat merayakan hari raya:

1. Opor Ayam

Opor Ayam - Hidangan Lebaran

Salah satu hidangan lebaran yang paling populer dan wajib ada adalah opor ayam. Opor ayam adalah masakan yang mirip dengan kari ayam, tetapi dengan perbedaan bahwa hidangan ini dimasak menggunakan berbagai rempah-rempah khas Indonesia.

Beberapa rempah yang digunakan dalam opor antara lain kunyit, ketumbar, kemiri, kencur, daun jeruk, sereh, dan tentunya santan yang memberikan rasa gurih.

Namun, jika Anda ingin mengurangi penggunaan santan, Anda bisa menggantinya dengan fiber creme, yang kaya akan serat pangan dan lemak nabati, sehingga lebih sehat.

Selain itu, konsumsi fiber creme juga dapat membantu mengontrol nafsu makan, sehingga cocok bagi Anda yang sedang menjalani program diet.

2. Ketupat

Ketupat - Hidangan Lebaran

Siapa yang tidak mengenal ketupat? Makanan khas lebaran ini terbuat dari beras yang dibungkus dengan daun kelapa dan menjadi hidangan yang wajib ada saat perayaan hari raya.

Secara umum, ketupat berfungsi sebagai pengganti nasi dalam menu lebaran. Proses pembuatannya cukup sederhana, hanya memerlukan anyaman daun kelapa untuk membungkus beras.

Anda tidak perlu khawatir untuk menganyam daun ketupat sendiri, karena biasanya, daun kelapa yang telah dibentuk sudah banyak tersedia di pasaran.

3. Lontong Sayur

Lontong Sayur

Lontong sayur sering kali menjadi pilihan menu sarapan di pagi hari. Namun, beberapa keluarga juga menyajikannya sebagai hidangan saat lebaran.

Kudapan ini biasanya disajikan sebagai pelengkap lontong atau ketupat. Untuk menambah cita rasa, Anda bisa menambahkan potongan telur rebus dan bawang goreng.

Dengan rasa yang pedas dan gurih, lontong sayur lebih nikmat disajikan sebagai hidangan lebaran di pagi hari sebelum melaksanakan salat id.

4. Sambal Goreng Ati

Sambal Goreng Ati

Selanjutnya, hidangan ini terbuat dari hati ayam atau sapi yang dimasak dengan sambal balado, dan bisa juga ditambahkan kentang atau udang sebagai pelengkap.

Di Indonesia, masakan ini lebih dikenal dengan sebutan sambal goreng ati. Hidangan ini sangat cocok dijadikan lauk pendamping ketupat saat lebaran.

5. Kentang Mustofa

Kentang Mustofa

Tahukah Anda bahwa kentang mustofa terinspirasi dari nama seorang chef yang pernah menyajikan hidangan untuk presiden, yaitu Opo Mustopa?

Hingga kini, kentang mustofa menjadi salah satu olahan favorit di berbagai kalangan, karena bahan-bahannya yang sederhana dan dapat dijadikan pendamping makanan lebaran.

Proses pembuatannya pun mudah, Anda hanya perlu memotong kentang kecil-kecil menyerupai korek api, lalu menggorengnya hingga krispi bersama sambal balado.

Biasanya, masakan ini juga ditambahkan dengan kacang tanah atau ikan teri yang kecil. Untuk menjaga agar tekstur kentang mustofa tetap renyah, simpanlah dalam wadah yang kedap udara.

6. Rendang

Rendang - Menu Hidangan Lebaran

Rendang adalah salah satu hidangan utama yang selalu ada saat perayaan lebaran, baik pada Idulfitri maupun Iduladha.

Masakan tradisional ini berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, dan terbuat dari daging sapi yang dimasak dengan santan serta berbagai rempah-rempah yang kaya rasa.

Untuk mempercepat proses memasak rendang, Anda dapat menggunakan panci presto. Dengan cara ini, daging akan menjadi empuk dalam waktu hanya setengah jam.

7. Soto Banjar

Soto Banjar

Sesuai namanya, soto ini merupakan kuliner khas suku Banjar yang berasal dari Kalimantan Selatan.

Jika Anda bertanya-tanya mengenai perbedaannya dengan soto lainnya, soto Banjar lebih banyak menggunakan rempah-rempah dalam proses pembuatannya, seperti kayu manis, biji pala, cengkih, dan kapulaga.

Jika Anda ingin menyajikan hidangan lebaran yang sehat dan kaya akan rempah, soto Banjar bisa menjadi pilihan yang tepat untuk disajikan di rumah.